Semarang — Penduduk

Berapa banyak orang yang tinggal di Semarang, seberapa muda penduduknya, dan seberapa padat wilayahnya.

Penduduk

Jumlah penduduk
1,74 jt
2026+0,8% vs 2025
Proyeksi penduduk pertengahan tahun BPS, dipublikasikan dalam pembulatan 1.735,50 ribu (Proyeksi Penduduk Kabupaten/Kota Provinsi Jawa Tengah 2020–2035, tabel 13.1). Angka registrasi kependudukan (Disdukcapil) berbeda.
Laju pertumbuhan penduduk
0,86%
2025
Rata-rata pertumbuhan per tahun 2020–2025 (dari hasil SP2020 bulan September hingga proyeksi Juni 2025). Tercepat di Mijen (3,75%) dan Genuk (2,87%); penduduk Semarang Selatan dan Candisari sedikit menyusut (-0,02%).
Kepadatan penduduk
4.608
2025
Jumlah penduduk proyeksi dibagi luas 373,78 km²; berkisar dari 1.223 (Tugu) hingga 12.266 (Semarang Timur).
Angka harapan hidup saat lahir
78,72
2025
Komponen IPM (berbasis long form SP2020); 78,23 tahun pada 2024.
Rata-rata lama sekolah (usia 25+)
11,11
2025
Komponen IPM (Susenas Maret); 11,05 tahun pada 2024. Harapan lama sekolah: 15,58 tahun.
Kecamatan
16
2025
Kelurahan
177
2025
14 di antaranya berada di pesisir, yaitu di Tugu, Semarang Barat, Semarang Utara, dan Genuk (Podes).

Struktur usia

Porsi penduduk menurut kelompok usia, 2025.

  • Anak (0–14)20,6%
  • Usia kerja (15–64)70,9%
  • Lansia (65+)8,5%

Laki-laki dan perempuan

  • Laki-laki852 rb
  • Perempuan871 rb

5 wilayah, 16 kecamatan

WilayahKecamatan
Pusat Kota
Pusat kota bawah di sekitar Simpang Lima, Tugu Muda, Lawang Sewu, Pasar Johar, dan Pecinan, yang menanjak ke selatan hingga permukiman perbukitan Candisari dan Gajahmungkur. Pengelompokan kecamatan informal versi Metroloka; rencana tata ruang kota sendiri memakai sepuluh wilayah perencanaan BWK.
Semarang Tengah, Semarang Timur, Semarang Selatan, Candisari, Gajah Mungkur
Pesisir Utara
Jalur pesisir yang datar dari Kota Lama, Stasiun Tawang, dan Pelabuhan Tanjung Emas ke barat melewati Bandara Ahmad Yani hingga Terminal Mangkang di Tugu, bagian kota yang paling rawan rob (banjir pasang). Pengelompokan informal; rencana tata ruang kota sendiri memakai sepuluh wilayah perencanaan BWK.
Semarang Utara, Semarang Barat, Tugu
Sisi Timur
Pinggiran timur yang rendah, berisi kompleks perumahan, pasar, dan pabrik di sepanjang jalan menuju Demak dan Purwodadi, dengan kawasan industri Terboyo di Genuk dekat pantai. Pengelompokan informal; rencana tata ruang kota sendiri memakai sepuluh wilayah perencanaan BWK.
Gayamsari, Genuk, Pedurungan
Semarang Atas (Dataran tinggi selatan)
Kota atas yang berbukit, tempat kampus Universitas Diponegoro di Tembalang, sabuk permukiman Banyumanik di jalan raya dan jalan tol menuju Solo, serta Gunungpati yang lebih hijau dan semipedesaan dengan kampus UNNES. Pengelompokan informal; rencana tata ruang kota sendiri memakai sepuluh wilayah perencanaan BWK.
Tembalang, Banyumanik, Gunungpati
Sisi Barat
Perbukitan dan pinggiran barat dengan kampus UIN Walisongo dan kawasan industri Candi di Ngaliyan, serta kota mandiri BSB City di Mijen, kecamatan dengan pertumbuhan tercepat di kota (3,75% per tahun, 2020–2025). Pengelompokan informal; rencana tata ruang kota sendiri memakai sepuluh wilayah perencanaan BWK.
Ngaliyan, Mijen

Kepadatan, rasio ketergantungan, dan lainnya di halaman rasio →