Semarang — Peta kota

Ibu kota pelabuhan Jawa Tengah: jalan Kota Lama, lumpia, dan pinggiran berbukit

Peta bergambar Semarang12345678910111213141516171819
© OpenStreetMap
19 tempat

Di peta

Pesisir Utara

Jalur pesisir yang datar dari Kota Lama, Stasiun Tawang, dan Pelabuhan Tanjung Emas ke barat melewati Bandara Ahmad Yani hingga Terminal Mangkang di Tugu, bagian kota yang paling rawan rob (banjir pasang). Pengelompokan informal; rencana tata ruang kota sendiri memakai sepuluh wilayah perencanaan BWK.

Sisi Timur

Pinggiran timur yang rendah, berisi kompleks perumahan, pasar, dan pabrik di sepanjang jalan menuju Demak dan Purwodadi, dengan kawasan industri Terboyo di Genuk dekat pantai. Pengelompokan informal; rencana tata ruang kota sendiri memakai sepuluh wilayah perencanaan BWK.

Panduan singkat

Fakta singkat

  • Dihuni sekitar 1,74 juta penduduk (proyeksi BPS untuk 2026) dan menjadi ibu kota Jawa Tengah
  • Luas 373,78 km², terbagi menjadi 16 kecamatan dan 177 kelurahan, dengan ketinggian mulai 2 m di bawah permukaan laut di pesisir hingga 340 m di perbukitan selatan
  • Hari jadi resmi: 2 Mei 1547, tanggal yang dipilih karena bertepatan dengan Maulid Nabi (12 Rabiul Awal 954 H)
  • Ekonomi tumbuh 6,49% pada 2025, ditopang industri pengolahan (28,07% PDRB) dan konstruksi (27,13%)
  • Persentase penduduk miskin terendah di Jawa Tengah: 3,80% pada Maret 2025, dibandingkan 9,48% untuk tingkat provinsi
  • Perkeretaapian Indonesia bermula di sini: pembangunan jalur Kemijen–Tanggung dimulai pada 17 Juni 1864, dan jalur ini dibuka pada 10 Agustus 1867

Cara berkeliling

  • Trans Semarang (BRT) dan feeder — Rp3.500 nontunai atau Rp4.000 tunai; Rp1.000 untuk pelajar dan mahasiswa, veteran, lansia di atas 60 tahun, dan anak usia 5–17 tahun; gratis bagi pelajar dan mahasiswa warga Semarang yang mendaftar secara daring
  • Akses bandara (Ahmad Yani, SRG) — Tarif standar Trans Semarang (Rp3.500 nontunai, Rp4.000 tunai); taksi mitra bandara memasang tarif sendiri
  • Trans Jateng (koridor Kedungsepur) — Rp5.000; Rp1.000 untuk pelajar, veteran, buruh, lansia, dan penyandang disabilitas (Keputusan Gubernur No. 100.3.3.1/124/2025, berlaku mulai 15 Mei 2025)
  • Ojek & taksi online (Gojek, Grab, dan lainnya) — Motor: Rp8.000–10.000 untuk 4 km pertama plus Rp2.000–2.500 per km; mobil: Rp3.500–6.000 per km jika tidak ada aturan daerah (Zona I Kemenhub)

Semua pilihan transportasi

Waktu terbaik berkunjung

Juli–September (bulan-bulan terkering)
Pada 2025, Juli hanya mencatat 53 mm hujan dalam 6 hari dan Agustus 105 mm dalam 7 hari, dengan periode cerah terpanjang sepanjang tahun. Cocok untuk berjalan kaki di Kota Lama dan perjalanan ke perbukitan, tetapi suhu maksimum siang hari melewati 35°C setiap bulan dari Juni hingga November.
Menjelang Ramadan (Dugderan)
Karnaval Dugderan menyambut bulan puasa dengan arak-arakan dari Balai Kota ke Masjid Agung Jawa Tengah, dengan Warak Ngendog yang 'bertelur' sebagai lambangnya; pada 2026 karnaval ini digelar pada 16 Februari. Tanggalnya mengikuti kalender Hijriah, sehingga jatuh lebih awal setiap tahun.
Awal Mei (Hari Jadi Kota Semarang)
Kota ini merayakan hari jadinya setiap 2 Mei. Untuk HUT ke-479 pada 2026, bus Trans Semarang gratis di semua koridor pada 1–5 Mei, dan tiket masuk objek wisata kota digratiskan pada 2 Mei.
Oktober–Maret (musim hujan)
Curah hujan memuncak sekitar Januari: Januari 2025 mencatat 420 mm dalam 25 hari hujan, dan Oktober 419 mm. Hujan deras dan air pasang bisa membanjiri wilayah utara kota yang rendah, jadi rencanakan kunjungan ke museum dan mal, dan cek kondisi sebelum menuju Kota Lama atau Tawang.

Tips perjalanan

  • Bus Trans Semarang bertarif Rp3.500 nontunai atau Rp4.000 tunai; pelajar dan mahasiswa, lansia di atas 60 tahun, veteran, dan anak-anak membayar Rp1.000, dan pindah bus di halte transit tidak dipungut biaya.
  • Sebagian besar koridor Trans Semarang beroperasi sekitar pukul 05.30–17.40; setelah itu, koridor malam M menghubungkan Terminal Mangkang dan Simpang Lima hingga pukul 23.00.
  • Bus Trans Jateng milik provinsi ke Bawen, Kendal, dan Grobogan bertarif Rp5.000 (Rp1.000 untuk pelajar, buruh, veteran, lansia, dan penyandang disabilitas), dan setiap pindah koridor dikenakan tarif lagi.
  • Cek stasiun yang tertera di tiket: kereta eksekutif memakai Stasiun Semarang Tawang, sedangkan kereta ekonomi seperti Kertajaya, Matarmaja, dan Airlangga hanya berhenti di Semarang Poncol.
  • Koridor 5 Trans Semarang berhenti di Bandara Ahmad Yani, di halte yang tersambung ke terminal lewat jembatan, dalam perjalanan antara PRPP dan Victoria Residence.
  • Kota bawah panas dan lembap: rencanakan jalan kaki di Kota Lama dan Pecinan pada pagi-pagi atau sore hari, dan bawalah air minum.