Sidoarjo — Peta kota

Tetangga Surabaya di delta: tambak udang, pabrik, dan candi Majapahit

Peta bergambar Sidoarjo12345678910111213141516171819
© OpenStreetMap
19 tempat

Di peta

Sidoarjo Tengah

Pengelompokan informal di sekitar pusat pemerintahan kabupaten. Alun-alun, kantor-kantor pemerintahan, Stasiun Sidoarjo, dan Terminal Larangan berada di antara jalan-jalan belanja yang ramai, yang makin ke arah pesisir berganti menjadi hamparan tambak.

Sidoarjo Utara

Pengelompokan informal kecamatan-kecamatan padat bangunan yang menyambung langsung dengan Surabaya. Waru dan Taman adalah wilayah terpadat di kabupaten ini; Terminal Purabaya ada di Waru dan Bandara Juanda di Sedati.

Sidoarjo Selatan

Pengelompokan informal kecamatan-kecamatan di selatan di sepanjang Kali Porong, mencakup sentra kerajinan kulit Tanggulangin, tanggul lumpur Lapindo di Porong, dan tambak pesisir di Jabon.

Panduan singkat

Fakta singkat

  • Sekitar 2,04 juta penduduk menurut pendataan kabupaten tahun 2025, sementara proyeksi BPS mencapai 2,19 juta
  • Luas 719,34 km², terbagi menjadi 18 kecamatan, 318 desa, dan 28 kelurahan
  • Hari jadi resmi: 31 Januari 1859, saat keputusan pemerintah kolonial membentuk kabupaten ini dengan nama Sidokare; namanya diganti menjadi Sidoarjo pada bulan Mei tahun itu
  • Industri pengolahan menyumbang hampir separuh perekonomian: 49,45% PDRB pada 2025
  • Bandara Internasional Juanda berada di Kecamatan Sedati
  • Dataran delta yang landai, 0–25 m di atas permukaan laut, dengan tambak air payau di sepanjang pesisir timur

Cara berkeliling

  • KAI Commuter Line (stasiun-stasiun di Sidoarjo) — Tarif tetap per relasi: Supas Rp6.000 (Rp8.000 untuk perjalanan yang diperpanjang hingga Probolinggo); Jenggala Rp4.000–5.000; Arjonegoro Rp6.000–12.000 sesuai jarak
  • Trans Jatim — Tarif datar Rp5.000; pelajar, mahasiswa, dan santri Rp2.500. Satu kali bayar berlaku untuk pindah bus atau koridor dalam dua jam
  • Ojek & taksi online (Gojek, Grab, Maxim, inDrive) — Harga tampil di aplikasi sebelum memesan. Aturan Zona I: motor Rp2.000–2.500 per km dengan tarif minimum Rp8.000–10.000 untuk 4 km pertama; mobil Rp3.500–6.000 per km
  • Bus bandara DAMRI (Juanda) — Rp35.000 Juanda–Purabaya; Rp70.000 ke Terminal Bunder (Gresik); Rp75.000 ke Terminal Kertajaya (Mojokerto), sesuai tarif yang dipublikasikan pada Desember 2024

Semua pilihan transportasi

Waktu terbaik berkunjung

Mei–November (bulan-bulan yang lebih kering)
Hujan jarang turun di sebagian besar periode ini, jadi inilah waktu paling nyaman untuk menjelajahi pesisir, reruntuhan candi, dan pasar terbuka. Suhu siang hari tetap bisa mencapai 31–33°C.
Akhir Januari (Hari Jadi Sidoarjo, 31 Januari)
Hari jadi kabupaten (Harjasda) diperingati dengan upacara resmi di alun-alun, yang dibuka kembali setelah direnovasi pada 27 Januari 2026, tepat menjelang peringatan ke-167.
Desember–April (musim hujan)
Sebagian besar hujan dalam setahun turun pada periode ini. Rencanakan kunjungan ke tempat-tempat di dalam ruangan untuk sore hari dan siapkan jas hujan.

Tips perjalanan

  • Trans Jatim koridor 1 melintasi jalan utama dari Terminal Porong lewat pusat kota Sidoarjo hingga Terminal Purabaya dengan tarif Rp5.000 (pelajar Rp2.500), bisa dibayar dengan QRIS atau tunai.
  • KRL/Commuter Line berhenti di Waru, Gedangan, Sidoarjo, Tanggulangin, Porong, dan Krian. Keretanya berjadwal, jadi cek dulu jam keberangkatan di aplikasi Access by KAI.
  • Bandara Juanda ada di Sedati: penerbangan domestik memakai Terminal 1, penerbangan internasional Terminal 2.
  • Siang hari terasa panas sepanjang tahun, dengan suhu tertinggi rata-rata sekitar 31–33°C. Sebaiknya keluar pagi atau sore, dan bawa air minum.
  • Lontong kupang (kerang kecil dengan lontong dalam kuah petis) adalah hidangan khas daerah ini, biasanya disantap bersama sate kerang.
  • Siapkan uang pecahan kecil untuk parkir, angkot, dan pedagang kaki lima.