Kayutangan Heritage
Kampoeng Heritage Kajoetangan
Jalan pertokoan lama dan kampung di belakangnya, penuh rumah era kolonial, museum kecil, dan kafe: tempat favorit di Malang untuk berjalan-jalan.
- Alamat
- Jl. Jenderal Basuki Rahmat (koridor Kayutangan), Kauman, Klojen
- Jam buka
- Kampung: setiap hari 07.00–18.30; koridornya tetap ramai hingga malam
- Harga
- Gratis (2026)
- Wilayah
- Klojen, Klojen (Tengah)
Tentang
Koridor Kayutangan di sepanjang Jalan Basuki Rahmat masih mempertahankan deretan muka toko lamanya, yang kini diisi kafe dan lapak jajanan kaki lima, dan selalu padat pada malam akhir pekan serta saat Tahun Baru. Di belakangnya, gang-gang kampung menyimpan rumah-rumah era kolonial dan atraksi kecil seperti Rumah Nyik Aisyah, Griya Moeziek, Pasar Krempyeng, dan galeri Nya' Abbas Akup. Trans Jatim Koridor 1 berhenti di Halte Kajoetangan, dan pengendara mobil bisa memakai gedung parkir bertingkat milik kota di dekatnya.
- Rumah era kolonial di gang-gang kampung
- Rumah Nyik Aisyah dan Griya Moeziek
- Kafe di bekas toko lama
- Pemberhentian Trans Jatim di Halte Kajoetangan
Di sekitar
Toko Oen
Restoran dan kedai es krim era kolonial di koridor Kayutangan, menyambut tamu sejak 1930 di gedung aslinya.
GerejaGereja Kayutangan (Hati Kudus Yesus)
Gereja neo-Gotik tertua di Malang, berdiri di simpang Kayutangan sejak 1905 dan dulu menjadi katedral kota ini.
MasjidMasjid Agung Jami' Malang
Masjid agung Malang di alun-alun lama, dibangun antara 1890 dan 1903 dengan atap tajug Jawa bersusun dua.
Alun-alunAlun-alun Merdeka
Alun-alun tua Malang sejak 1882, kini taman publik yang ramai dengan air mancur menari, taman bermain, serta area bermain skate dan bersepeda.
Kategori: Cagar budaya. Jam buka dan harga bisa berubah — cek sebelum berangkat.