Malang — Peta kota

Kota pelajar yang sejuk: boulevard era Belanda, kampung warna-warni, Walikan

Peta bergambar Malang1234567891011121314151617
© OpenStreetMap
17 tempat

Di peta

Blimbing (Timur laut)

Gerbang utara Malang di sepanjang jalan utama menuju Singosari dan Surabaya, dengan Terminal Arjosari, perumahan Araya, dan kampung tepi sungai Jodipan yang dicat warna-warni pelangi.

Lowokwaru (Barat laut)

Kawasan kampus: Universitas Brawijaya, Universitas Negeri Malang, dan Polinema menjadi poros jalan-jalan yang padat kamar kos, warung murah, dan kafe mahasiswa di sekitar Dinoyo, Sumbersari, dan Jalan Soekarno-Hatta.

Panduan singkat

Fakta singkat

  • Dihuni sekitar 892.000 penduduk terdaftar (BPS, semester I 2025)
  • Luas 111,08 km², terbagi menjadi 5 kecamatan dan 57 kelurahan, di ketinggian 445–526 m di atas permukaan laut
  • Hari jadi resmi: 1 April 1914, saat pemerintah kolonial Belanda menetapkan Malang sebagai gemeente (kotapraja)
  • Kota perguruan tinggi besar: Universitas Brawijaya saja memiliki sekitar 70.000 mahasiswa S1 pada 2025/26, termasuk kampus kecilnya di Kediri
  • Lebih sejuk daripada kawasan pesisir: suhu rata-rata bulanan sekitar 24–26°C, dan malam pada bulan Juli bisa turun hingga sekitar 16°C (BMKG, 2025)
  • Dikunjungi sekitar 3,37 juta wisatawan domestik pada 2025, naik dari 3,09 juta pada 2024 (dinas pariwisata kota melalui BPS)

Cara berkeliling

  • Angkot (mikrolet) — Sekitar Rp4.000–5.000 sekali naik, dibayar tunai ke sopir
  • Trans Jatim Malang Raya (MLG1) — Tarif datar Rp5.000; Rp2.500 untuk pelajar, mahasiswa, dan santri
  • Akses bandara (shuttle Juanda dan Abdulrachman Saleh) — Cititrans Juanda–Malang mulai Rp135.000 per kursi; Taksi Garuda dari Abdulrachman Saleh bertarif per zona
  • KAI Commuter Line (Penataran, Dhoho, Tumapel) — Berdasarkan jarak: Rp12.000 Malang–Surabaya, Rp15.000 Surabaya–Blitar

Semua pilihan transportasi

Waktu terbaik berkunjung

Juni–September (musim kemarau)
Bulan-bulan paling kering: Juli 2025 hanya mencatat 4 hari hujan. Pagi yang cerah pas untuk berjalan kaki di Jalan Ijen dan perjalanan sehari ke Batu atau Bromo, tetapi malamnya dingin, jadi bawalah jaket tipis.
April (Hari Jadi Kota Malang, 1 April)
Bulan ulang tahun kota diramaikan lomba, bazar, dan pameran layanan publik di sekitar Balai Kota, juga acara Hari Kartini seperti Kartinian ning Kayutangan, peragaan batik dan kebaya di koridor heritage.
November–Maret (musim hujan)
Hujan deras pada sore hari: November 2025 mencatat 477 mm dalam 24 hari hujan, dan Januari 2025 ada 25 hari hujan. Rencanakan hari untuk kafe dan museum, dan selalu bawa payung.

Tips perjalanan

  • Malang lebih sejuk daripada Surabaya, tetapi suhu siang hari tetap bisa mencapai 30–32°C. Bawa jaket tipis untuk malam hari dan berangkat pagi-pagi, terutama pada Juli dan Agustus.
  • Bus Trans Jatim Malang Raya bertarif Rp5.000 (pelajar dan mahasiswa Rp2.500) dari Terminal Hamid Rusdi via Stasiun Malang ke Landungsari dan Batu; angkot serta ojek & taksi online menjangkau sisanya.
  • Trayek angkot dinamai menurut titik ujungnya, misalnya AL untuk Arjosari–Landungsari. Bayar tunai ke sopir, sekitar Rp5.000 sekali naik.
  • Kebanyakan penumpang pesawat memakai Bandara Juanda di Surabaya: shuttle Cititrans berangkat delapan kali sehari di tiap arah, mulai Rp135.000. Bandara Malang sendiri hanya melayani beberapa penerbangan pada siang hari.
  • Kereta commuter ke Surabaya hanya sekitar Rp12.000, tetapi tiketnya cepat habis, jadi pesan lebih awal di KAI Access.
  • Untuk tinggal lama, kamar kos adalah pilihan hemat, dan kebanyakan iklannya ada di Lowokwaru dekat kampus; kamar sederhana sekitar Rp500 ribu–800 ribu per bulan.