Stasiun Pasuruan
Stasiun cagar budaya tahun 1878 di jalur Surabaya–Banyuwangi, dilayani Commuter Line dari Surabaya Kota dan kereta jarak jauh ke Jakarta.
- Alamat
- Jl. Stasiun, Trajeng, Panggungrejo
- Wilayah
- Panggungrejo, Panggungrejo (Tengah)
Tentang
Dibangun oleh perusahaan kereta api negara Hindia Belanda dan ditetapkan sebagai bangunan cagar budaya kota pada 2020, stasiun ini memadukan detail Indis dan Art Nouveau dengan pintu-pintu tinggi dan jendela berkisi. Kereta Commuter Line Supas melayani rute ke Surabaya Kota, sebagian berlanjut ke timur hingga Probolinggo, dan kereta antarkota seperti Pandalungan, Sri Tanjung, dan Probowangi berhenti di sini. Alun-alun dan Masjid Agung Al-Anwar berjarak sekitar 800 m ke arah barat.
- Commuter Line Supas ke Surabaya Kota
- Kereta antarkota ke Jakarta, Jember, dan Banyuwangi
- Bangunan cagar budaya yang dibuka pada 1878
- Bisa dicapai jalan kaki dari alun-alun
Di sekitar
Rawon Saminah
Warung rawon yang tersembunyi di dalam Pasar Besar sejak 1957; antrean mengular sejak pagi demi kuah keluwak hitam dengan empal atau sate komoh.
Pasar tradisionalPasar Besar Pasuruan
Pasar tradisional utama kota, hanya beberapa langkah dari Stasiun Pasuruan, dengan salah satu warung rawon paling terkenal tersembunyi di dalamnya.
RawonRawon Amanah
Warung rawon yang selalu ramai di samping Stasiun Pasuruan, konon menghabiskan hingga 300 kg daging sapi sehari, dengan harga Rp25.000 per mangkuk.
RawonRawon Sakinah
Rumah makan rawon favorit di Pasuruan dekat alun-alun: kuah hitam yang kental, plus rawon babat, sate daging, paru goreng, dan nasi mandhi kambing.
Kategori: Simpul transportasi. Jam buka dan harga bisa berubah — cek sebelum berangkat.