Pasuruan — Peta kota
Kota pelabuhan tua yang religius: pesantren, gedung era Belanda, jalan ke Bromo
12 tempat
- Jalan tol
- Jalan utama
- Sungai
- Batas wilayah
Di peta
Panggungrejo (Tengah)
Jantung lama kota sekaligus kecamatan terpadat, tempat alun-alun dengan Masjid Agung Al-Anwar, stasiun kereta tahun 1878, serta lima dari delapan kelurahan pesisir di kota ini.
- 1Bipang Jangkar
Oleh-oleh - 2Rawon Sakinah
Rawon - 3Rawon Saminah
Rawon - 4Dialoogi Coffee & Bistro
Kafe & bistro - 5Kopi Loe Pasuruan
Kafe hemat - 6Pasar Besar Pasuruan
Pasar tradisional - 7Gedung Harmonie
Gedung perkumpulan kolonial - 8Masjid Agung Al-Anwar
Masjid & tempat ziarah - 9Pusat Penelitian Gula P3GI
Lembaga riset era kolonial - 10Alun-alun & Payung Madinah
Alun-alun & ikon kota - 11Stasiun Pasuruan
Stasiun kereta
Bugulkidul (Timur)
Kecamatan terluas dan paling lengang, membentang dari pesisir hingga batas selatan kota di sisi Probolinggo, dengan Terminal Untung Suropati di Blandongan.
Panduan singkat
Fakta singkat
- Sekitar 214.000 penduduk (213.838 jiwa terdaftar pada 2025) di lahan seluas 39 km², terbagi dalam 4 kecamatan dan 34 kelurahan
- Hari Jadi (ulang tahun kota) jatuh pada 8 Februari 1686; Pasuruan menjadi kotamadya tersendiri pada 1950
- Datar dan rendah, rata-rata 4 m di atas permukaan laut di tepi Selat Madura, sehingga hujan deras bisa membanjiri jalan
- Pusat riset gula sejak 1887, saat Proefstation Oost Java (kini P3GI) didirikan di sini
- Perdagangan menyumbang sekitar 30% perekonomian dan industri pengolahan 20%; UMK 2026 sebesar Rp3.555.301
- Dilalui jalur kereta Surabaya–Banyuwangi dan ruas Gempol–Pasuruan Jalan Tol Trans-Jawa
Cara berkeliling
- Angkot (minibus dalam kota) — Tunai, dibayar langsung ke sopir; belum ada tarif resmi terbaru yang dipublikasikan daring, jadi tanyakan tarifnya saat naik
- Bus antarkota dan angkutan pedesaan (Terminal Untung Suropati) — Bervariasi menurut rute, operator, dan kelas; bayar ke kondektur di atas bus atau di loket operator
- KAI Commuter Line Supas / Supaspro — Rp8.000 sekali jalan untuk Supaspro (diberitakan Juli 2026); cek tarif antarstasiun di KAI Access
- Kereta antarkota KAI — Bervariasi menurut kereta, kelas, dan tanggal; cek harga terkini di Access by KAI
Pengalaman terbaik
Waktu terbaik berkunjung
- Mei–Oktober (musim kemarau)
- Hujan jarang turun dari Mei hingga November, dan Juli–September adalah bulan-bulan terkering. Suhu siang rata-rata sekitar 32°C dan mencapai puncaknya pada Oktober, jadi jelajahi kota pada pagi atau sore hari.
- 8 Februari (Hari Jadi Kota Pasuruan)
- Ulang tahun kota, yang dihitung sejak 1686, dirayakan dengan kirab budaya. Pada peringatan ke-340 tahun 2026, kirab berlangsung dari kantor wali kota hingga Taman Harmoni.
- Rabiul Awal (Haul KH Abdul Hamid)
- Ribuan peziarah dari berbagai penjuru Jawa dan luar Jawa datang untuk haul tahunan ulama yang sangat dihormati ini. Haul ke-44 jatuh pada 2 September 2025; tanggalnya mengikuti kalender Hijriah, dan sekolah serta kantor di kota diliburkan pada hari itu.
- Desember–April (musim hujan)
- Hujan deras, dan kota yang rendah ini rawan banjir. Siapkan tujuan dalam ruangan dan cek cuaca sebelum naik ke Bromo.
Tips perjalanan
- Di Masjid Agung Al-Anwar dan makam KH Abdul Hamid, kenakan pakaian yang menutup bahu dan lutut (perempuan sebaiknya membawa kerudung), lepas alas kaki di tempat yang diminta, dan hindari waktu salat Jumat di siang hari.
- Bromo (via Tosari), perbukitan Prigen dan Tretes, serta Pesantren Sidogiri berada di Kabupaten Pasuruan, wilayah kabupaten tersendiri yang mengelilingi kota. Minibus pedesaan ke Tosari berangkat dari Terminal Blandongan.
- Stasiun Pasuruan berjarak sekitar 800 m di sebelah timur alun-alun. Kereta Commuter Line melayani rute ke Surabaya Kota dan berlanjut ke Probolinggo; pesan tempat duduk lewat aplikasi KAI Access.
- Angkot biru menyebar dari Terminal Untung Suropati (Blandongan) melewati Pasar Besar. Gojek dan Grab sama-sama melayani Pasuruan dan lebih praktis untuk jarak dekat.
- Biaya hidup tergolong terjangkau: UMK kota tahun 2026 sebesar Rp3,56 juta, jauh di bawah UMK kabupaten yang Rp5,19 juta, dan kamar kos sederhana umumnya disewakan Rp500.000–850.000 per bulan.
- Pada hari haul KH Abdul Hamid, jalan-jalan di sekitar masjid dan alun-alun dipadati pengunjung, jadi sesuaikan rencana perjalanan yang melewati pusat kota.