Pasar Oro-Oro Dowo
Pasar lingkungan yang bersih dan ringkas sejak 1932 dekat Jalan Ijen, contoh pasar tradisional hasil revitalisasi di Malang.
- Alamat
- Jl. Muria, Oro-Oro Dowo, Klojen
- Wilayah
- Klojen, Klojen (Tengah)
Tentang
Dibangun Belanda pada 1932, pasar ini masih mempertahankan tampilan kolonialnya dan menjadi pasar tradisional pertama di Malang yang direvitalisasi, yaitu pada 2015. Kios-kios di bagian depan menjual kebutuhan dapur sehari-hari, sementara ikan, daging, dan sayur ada di dalam, dan pasar ini dikenal lebih rapi daripada kebanyakan pasar lain. Paling ramai pagi-pagi sekali dan sudah sepi sekitar tengah hari, jadi datanglah pagi, lalu berjalan kaki ke Hutan Kota Malabar di sebelahnya.
- Bangunan kolonial tahun 1932
- Pasar pertama yang direvitalisasi di kota
- Dikenal bersih
- Bersebelahan dengan Hutan Kota Malabar
Di sekitar
Hutan Kota Malabar
Hutan kota rindang seluas 1,8 hektare dekat Jalan Ijen dengan lebih dari 1.000 pohon, jalur setapak, dan aneka burung: paru-paru hijau pusat Malang.
GerejaKatedral Ijen
Katedral bergaya Art Deco dari tahun 1934 di Jalan Ijen, boulevard megah Malang yang dipenuhi vila kolonial.
Bakso bakarBakso Bakar Pak Man
Konon pelopor bakso bakar: bakso mungil yang dibakar dengan olesan kecap manis pedas, plus tahu dan soun gratis.
Perpustakaan umumPerpustakaan Umum Kota Malang
Perpustakaan umum utama kota di boulevard Jalan Ijen, dengan ruang belajar ber-AC gratis, ruang baca anak, dan pojok Braille.
Kategori: Belanja. Jam buka dan harga bisa berubah — cek sebelum berangkat.