Alun-alun & Payung Madinah
Wisata Payung Madinah, Alun-alun Kota Pasuruan
Alun-alun kota di depan Masjid Agung Al-Anwar, dinaungi dua belas payung raksasa ala Madinah yang kini menjadi spot foto khas Pasuruan.
- Alamat
- Alun-alun Kota Pasuruan, depan Masjid Agung Al-Anwar, Panggungrejo
- Jam buka
- Area Payung Madinah setiap hari 08.00–18.00
- Wilayah
- Panggungrejo, Panggungrejo (Tengah)
Tentang
Dua belas payung raksasa berdiri di pelataran antara alun-alun dan masjid agung: enam dipasang pada 2022 dan enam lagi pada 2023, menghadirkan nuansa Madinah di alun-alun. Kawasan ini adalah jantung Pasuruan sebagai 'Kota Santri' dan selalu dipenuhi keluarga serta peziarah yang berkunjung ke makam Kiai Hamid. Area payung buka pukul 08.00–18.00, hanya semenit berjalan kaki dari masjid agung.
- Dua belas payung raksasa ala Madinah
- Di depan Masjid Agung Al-Anwar
- Alun-alun kota yang terbuka
- Ramai selepas salat dan pada akhir pekan
Dalam sejarah: 2022–2023 — Payung Madinah berdiri di alun-alun
Di sekitar
Masjid Agung Al-Anwar
Masjid agung di sisi barat alun-alun, didirikan oleh Bupati Nitiadiningrat I, dengan makam Kiai Hamid yang dimuliakan di pemakaman belakangnya.
Masakan Timur TengahKebuli Tarim
Rumah makan bergaya Arab di sisi selatan alun-alun, menyajikan nasi kebuli berbumbu, olahan kambing, dan hidangan Timur Tengah lainnya.
RawonRawon Sakinah
Rumah makan rawon favorit di Pasuruan dekat alun-alun: kuah hitam yang kental, plus rawon babat, sate daging, paru goreng, dan nasi mandhi kambing.
Oleh-olehBipang Jangkar
Oleh-oleh khas Pasuruan sejak 1949: bipang beras berondong yang renyah dan manis dari usaha keluarga, dijual di toko utamanya di Jalan Lombok.
Kategori: Wisata. Jam buka dan harga bisa berubah — cek sebelum berangkat.