Masjid Agung Al-Anwar
Masjid Jami' Al-Anwar
Masjid agung di sisi barat alun-alun, didirikan oleh Bupati Nitiadiningrat I, dengan makam Kiai Hamid yang dimuliakan di pemakaman belakangnya.
- Alamat
- Jl. KH Wachid Hasyim, Kebonsari, Panggungrejo
- Wilayah
- Panggungrejo, Panggungrejo (Tengah)
Tentang
Bupati Nitiadiningrat I mendirikan masjid ini bersama Kyai Hasan (Mbah Slagah), dan kompleks pemakaman di belakangnya menjadi tempat peristirahatan para ulama kota, terutama KH Abdul Hamid (1914–1982). Peziarah datang sepanjang tahun, dan jumlahnya melonjak saat haul tahunan beliau. Kenakan pakaian yang sopan, lalu keluarlah ke depan untuk melihat payung-payung Madinah di alun-alun.
- Didirikan oleh Bupati Nitiadiningrat I
- Makam KH Abdul Hamid
- Payung Madinah di depan masjid
- Menghadap alun-alun
Dalam sejarah: 1751–1799 — Bupati Nitiadiningrat I dan Masjid Al-Anwar; 25 Desember 1982 — Wafatnya Kiai Hamid
Di sekitar
Alun-alun & Payung Madinah
Alun-alun kota di depan Masjid Agung Al-Anwar, dinaungi dua belas payung raksasa ala Madinah yang kini menjadi spot foto khas Pasuruan.
Masakan Timur TengahKebuli Tarim
Rumah makan bergaya Arab di sisi selatan alun-alun, menyajikan nasi kebuli berbumbu, olahan kambing, dan hidangan Timur Tengah lainnya.
RawonRawon Sakinah
Rumah makan rawon favorit di Pasuruan dekat alun-alun: kuah hitam yang kental, plus rawon babat, sate daging, paru goreng, dan nasi mandhi kambing.
Oleh-olehBipang Jangkar
Oleh-oleh khas Pasuruan sejak 1949: bipang beras berondong yang renyah dan manis dari usaha keluarga, dijual di toko utamanya di Jalan Lombok.
Kategori: Cagar budaya. Jam buka dan harga bisa berubah — cek sebelum berangkat.