Klenteng Tjoe Tik Kiong
Kelenteng Tjoe Tik Kiong (Cide Gong)
Klenteng tua Pasuruan di Jalan Lombok, dengan gerbang naga dan burung hong, panggung wayang potehi, serta lukisan dinding legenda Tiongkok.
- Alamat
- Jl. Lombok No. 7, Trajeng, Panggungrejo
- Wilayah
- Panggungrejo, Panggungrejo (Tengah)
Tentang
Klenteng ini diperkirakan berasal dari abad ke-16 atau ke-17, saat Pasuruan sudah memiliki komunitas Tionghoa yang besar; Kwan Kong (Guan Yu) adalah salah satu dewa utamanya, dan Kwan Im memiliki altar di ruang utama. Perhatikan patung singa batu, tempat dupa berbentuk pagoda, dan panggung kecil yang dipakai untuk pertunjukan wayang potehi setiap tahun. Klenteng ini masih aktif sebagai tempat ibadah dan paling ramai menjelang Imlek, sementara toko Bipang Jangkar berada di jalan yang sama.
- Gerbang naga dan burung hong
- Panggung wayang potehi
- Lukisan dinding legenda Tiongkok
- Altar Kwan Kong dan Kwan Im
Di sekitar
Roti Sisir Matahari
Toko roti nostalgia Pasuruan sejak 1955, terkenal dengan roti sisir bermentega yang mudah disobek, dan ramai pembeli jajanan tradisional saat sore.
Oleh-olehBipang Jangkar
Oleh-oleh khas Pasuruan sejak 1949: bipang beras berondong yang renyah dan manis dari usaha keluarga, dijual di toko utamanya di Jalan Lombok.
RawonRawon Amanah
Warung rawon yang selalu ramai di samping Stasiun Pasuruan, konon menghabiskan hingga 300 kg daging sapi sehari, dengan harga Rp25.000 per mangkuk.
Rumah besar Tionghoa-IndisGedung Pancasila
Rumah besar bergaya Indische Empire abad ke-19 dengan ornamen atap Tionghoa, dibangun untuk keluarga Han yang kaya dan dipakai sebagai sekolah sejak 1958.
Kategori: Cagar budaya. Jam buka dan harga bisa berubah — cek sebelum berangkat.