Klenteng Sam Poo Kong
Gedung Batu
Klenteng tertua di Semarang, dibangun di tempat Laksamana Cheng Ho konon bersembahyang di sebuah gua pada awal 1400-an.
- Alamat
- Jl. Simongan, Semarang Barat
- Jam buka
- Hari kerja 09.00–18.00; akhir pekan 08.00–20.00
- Harga
- Dewasa Rp15.000 pada hari kerja, Rp20.000 akhir pekan; tiket terusan Rp35.000–40.000 (2026)
- Wilayah
- Semarang Barat, Pesisir Utara
Tentang
Sam Poo Kong berawal dari gua tempat laksamana Tiongkok Zheng He (Cheng Ho) konon bersembahyang setelah mendarat pada awal 1400-an, dan kini dikunjungi umat berbagai agama. Kompleks seluas 3,2 hektare ini memiliki lima klenteng berlanggam campuran Tionghoa dan Jawa, yang terakhir direnovasi pada 2002–2005. Tiketnya Rp15.000 pada hari kerja dan Rp20.000 pada akhir pekan, atau Rp35.000–40.000 untuk tiket terusan.
- Gua Cheng Ho
- Lima klenteng
- Titik akhir kirab Cheng Ho
- Perpaduan gaya Tionghoa-Jawa
Dalam sejarah: 1405 — Laksamana Cheng Ho tiba di Jawa
Di sekitar
Tugu Muda & Museum Mandala Bhakti
Tugu berbentuk lilin untuk mengenang Pertempuran Lima Hari Oktober 1945, dikelilingi Lawang Sewu, Museum Mandala Bhakti, dan katedral.
Bangunan kolonial ikonik & museumLawang Sewu
Kantor pusat 'seribu pintu' yang dibangun mulai 1904 untuk perusahaan kereta api pertama di Hindia Belanda, kini museum KAI di depan Tugu Muda.
Toko oleh-olehBandeng Juwana Elrina
Toko bandeng presto paling terkenal di deretan oleh-oleh Jalan Pandanaran, menjual bandeng duri lunak segar atau dalam kemasan vakum.
Kawasan oleh-olehSentra Oleh-oleh Jalan Pandanaran
Jalan pusat oleh-oleh Semarang, dipenuhi toko bandeng presto, lumpia, wingko babat, tahu bakso, dan moaci yang buka dari pagi hingga malam.
Kategori: Cagar budaya. Jam buka dan harga bisa berubah — cek sebelum berangkat.